Jumat, 13 April 2012

Ular


Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (Squamata). Perbedaannya adalah kadal pada umumnya berkaki, memiliki lubang telinga, dan kelopak mata yang dapat dibuka tutup. Akan tetapi untuk kasus-kasus kadal tak berkaki (misalnya Ophisaurus spp.) perbedaan ini menjadi kabur dan tidak dapat di jadikan pegangan
Ular memangsa berbagai jenis hewan lebih kecil dari tubuhnya. Ular-ular perairan memangsa ikan,kodok, berudu, dan bahkan telur ikan. Ular pohon dan ular darat memangsa burungmamalia, kodok, jenis-jenis reptil yang lain, termasuk telur-telurnya. Ular-ular besar seperti ular sanca kembang dapat memangsa kambingkijangrusa dan bahkan manusia
Ular memakan mangsanya bulat-bulat; artinya, tanpa dikunyah menjadi keping-keping yang lebih kecil. Gigi di mulut ular tidak memiliki fungsi untuk mengunyah, melainkan sekedar untuk memegang mangsanya agar tidak mudah terlepas. Agar lancar menelan, ular biasanya memilih menelan mangsa dengan kepalanya lebih dahulu.
Beberapa jenis ular, seperti sanca dan ular tikus, membunuh mangsa dengan cara melilitnya hingga tak bisa bernapas. Ular-ular berbisa membunuh mangsa dengan bisanya, yang dapat melumpuhkan sistem saraf pernapasan dan jantung (neurotoksin), atau yang dapat merusak peredaran darah (haemotoksin), dalam beberapa menit saja. Bisa yang disuntikkan melalui gigitan ular itu biasanya sekaligus mengandung enzim pencerna, yang memudahkan pencernaan makanan itu apabila telah ditelan.
Untuk menghangatkan tubuh dan juga untuk membantu kelancaran pencernaan, ular kerap kali perlu berjemur (basking) di bawah sinar matahari

Saat ular makan, rahangnya melebar sesuai dengan ukuran mangsanya.
Jadi begini. Ular adalah hewan reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ia menelan mangsanya secara keseluruhan. Makanan yang dimangsanya itu nggak dikunyah dan masuk melalui mulutnya yang memiliki rahang yang sangat bisa disesuaikan dengan jenis makanannya.
Beberapa jenis ular, memiliki gigi yang terdapat di mulut. Tapi, gigi itu tidak berfungsi untuk mengunyah, melainkan untuk mencengkram dan untuk lancar menelan mangsanya. Biasanya, ular memilih menelan mangsa dengan kepalanya lebih dulu,

Ular makan mangsanya dengan melilitnya.
Ada juga jenis ular, seperti sanca dan ular tikus yang membunuh mangsa dengan cara melilitnya hingga tak bisa bernapas. Ular-ular beracun membunuh mangsa dengan bisanya, yang dapat melumpuhkan sistem saraf pernapasan dan jantung hanya dalam hitungan menit saja.
Bisa yang dimiliki ular itu disuntikkan melalui gigitan. Dan bisa ular itu ternyata mengandung enzim pencerna yang memudahkan ular mencerna makananya setelah ditelan. Nah, enzim pencerna ini dapat melarutkan dan menyerap segala sesuatu, kecuali ram menyerap segala sesuatu, kecuali ram
Anatomi ular. Ilustrasi

Makanan yang masuk ke perut ular, dicerna okeh ususnya yang bekerja terus menerus selama kurang lebih 48 jam atau sekitar 2 hari. Makanya, setelah makan ular biasanya menjadi tidak aktif. Meski begitu, proses pencernaan di dalam perutnya tetap berlangsung. Pencernaannya bekerja terus menerus, apalagi kalau ia habis makan mangsa yang besar.
Oh ya, saat mencerna makanannya, ular juga sangat peka dengan suhu udara di sekitarnya. Suhu yang ideal saat ular mencerna makanannya adalah 30 derajat Celcius.
Suhu di sekitar ular ternyata sangat mempengaruhi energi metabolisme yang digunakan ular saat mencerna makanan. Kalau tidak mendapatkan suhu yang ideal, sering kali setelah menelan mangsanya, ular memuntahkannya lagi.but dan cakar. Keduanya akan dikeluarkan bersamaan dalam bentuk kotoran.

Ular sanca
Cara ular sanca (Python molurus) menelan mangsanya memang sangat menyeramkan.
Ular tersebut hidup dalam hutan belukar dengan berbagai amfibi, burung, dan tikus sebagai makanan utama. Adakalanya dapat membelit sampai mati dan kemudian menelan seekor rusa atau kambing yang beratnya antara 25-30 kilogram. Sungguh seram!
Mengapa ular sanca dapat menelan binatang sebesar itu?
Ternyata ular sanca memiliki struktur yang unik untuk menelan dan mencernakan makanan. Pada kedua sisi tulang rahang bawahnya terdapat dua tulang segi empat yang melalui tulang sendi dapat berhubungan dengan tengkorak. Tatkala mulutnya tertutup, tulang segi empat itu merebah, sedangkan ketika mulutnya terbuka, tulang segi empat itu menegak. Ini memungkinkan ular sanca membuka mulutnya lebar-lebar. Manusia paling banter dapat membuka mulutnya selebar 30 derajat, sedangkan mulut ular sanca dapat membuka sampai 130 derajat.
Dinding tubuh, saluran makan, dan lambung sanca sangat kenyal. Lagipula tulang dada dan tulang rusuknya tak bersambungan, sedangkan ujungnya juga terpisah. Dengan begitu, dadanya dapat dikembungkan menjadi besar sekali sehingga mangsa yang cukup besar pun dapat ditelan tanpa kesulitan apapun.
Ular sanca tidak memilih-milih dalam soal makanan. Binatang kecil pun dapat sekaligus ditelan habis. Selain bulu unggas dan bulu hewan yang agak susah dicernakan, segala isi perut, kulit, daging, dan bahkan tulang-belulangnya dapat dicernakan semua.
Ular sanca biasa “makan berlebihan”. Terkadang sampai berbulan-bulan binatang ini tidak makan setelah menelan seekor kambing besar. Dengan demikian ular sanca seakan-akan binatang yang betul-betul tahan lapar.


Kutu Jagung


Kutu jagung
Alam:
Filum:
Kelas:
Order:
Keluarga:
Genus:
Spesies:
S. zeamais
Sitophilus zeamais
(
Motschulsky)
Kutu jagung (bahasa Inggeris:maize weevil), nama saintifiknya Sitophilus zeamais, dikenali di Amerika Syarikat sebagai greater rice weevil (kutu beras besar)[1][2] ialah spesies kumbang dalam famili Curculionidae. Kutu jagung dapat dijumpai di banyak kawasan tropika seluruh dunia, dan di Amerika Syarikat, dan merupakan serangga perosak utama jagung.[3] Spesies ini menyerang tanaman dan produk bijirin yang disimpan, termasuk gandum, beras, betari,[4][5][6] oat, barli, rai, gandum kuda,[6] pea, dab biji kapas. Kutu jagung juga merosakkan jenis produk bijirin lain yang diproses dan disimpan, seperti pasta, ubi kayu,[5] dan pelbagai bijirin kasar dan kisar. Kutu jagung dikenali menyerang buah-buahan semasa disimpan, seperti epal.[7]
[sunting] Deskripsi
Saudara terdekat kutu beras,[6] kutu jagung mempunyai panjang 2.5 mm hingga 4 mm.[1][2] Kutu jagung kecil yang berwarna perang ini mempunyai empat tompok berwarna perang kemerahan pada penutup sayap. Kutu jagung mempunyai muncung kecil, panjang, dan antena bengkok .[6] Sitophilus zeamais kelihatan serupa dengan kutu beras (Sitophilus oryzae), tapi mempunyai tanda tompok yang lebih jelas pada penutup sayap, dan lebih besar.[2] Kutu jagung dapat terbang.[6]
Walaupun kutu jagung dan kutu beras kelihatan sama, dan senang dikelirukan daripada satu sama lain, terdapat beberapa ciri berlainan:[7]

Kutu Beras


Kumbang Beras (Sitophilus oryzae)
Nama latin                          : Sitophilus oryzae
Nama umum                       : Kutu beras
Klasifikasi:
 kingdom        : Animalia
Filum               : Antropoda
Kelas               : Insect
Ordo                : Coleopteran
Famil               : Cureulionidae
Genus              : Sitophilus
Spesies            : Sitophilus oryzae

Sabtu, 07 April 2012

fakta menarik dari Minho Shinee

1.             Lahir pada tanggal 9 Desember 1991.
2.             Bergolongan Darah B.
3.             Punya Kakak Cowok.
4.             Posisi sebagai Rapper di SHINee.
5.             Incheon adalah kampung halamannya.
6.             Di temukan pada waktu audisi “2006 S.M. Casting System”

Entomology :: Ordo-ordo Dalam Endopterygota


A.      Ordo-ordo dalam Endopterygota
Endopterygota terdiri dari ordo:
a.        Ordo Coleoptera


Coleoptera berasala dari bahasa Latin coleos = perisai, pteron = sayap, berarti insekta bersayap perisai. Anggota-anggotanya ada yang bertindak sebagai hama tanaman, namun ada juga yang bertindak sebagai predator (pemangsa) bagi serangga lain.

Senin, 02 April 2012

Midas :: Pembuatan Medium Dan Larutan Pengencer


PEMBUATAN MEDIUM DAN LARUTAN PENGENCER

Media adalah suatu substrat dimana mikroorganisme dapat tumbuh yang disesuaikan dengan lingkungan hidupnya. Media kultur berdasarkan konsistensinya dibedakan atas tiga macam, yaitu:
a.         Media cair (liquid medium) adalah medium berbentuk cair yang dapat digunakan untuk tujuan menumbuhkan atau membiakan mikroba, penelaah fermentasi, uji-uji lain.

Mikrobiologi TERAPAN :: Mikrobio Pangan


BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Mikroorganisme atau mikroba adalah organisme yang berukuran sangat kecil sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantuan. Mikroorganisme disebut juga organisme mikroskopik. Mikroorganisme dapat menjadi bahan pangan ataupun mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. Proses pembuatan pangan yang dibantu oleh mikroorganisme misalnya melalui fermentasi, seperti keju, yoghurt, dan berbagai makanan lain termasuk kecap dan tempe. Pada masa mendatang diharapkan peranan mikroorganisme dalam penciptaan makanan baru seperti mikroprotein dan protein sel tunggal. Mengenal sifat dan cara hidup mikroorganisme juga akan sangat bermanfaat dalam perbaikan teknologi pembuatan makanan.

Template by:

Free Blog Templates